Showing posts with label Interbat. Show all posts
Showing posts with label Interbat. Show all posts

Monday, August 12, 2013

ANTRAIN - INTERBAT

Antrain adalah obat untuk meringankan rasa sakit /kolik dan rasa nyeri setelah operasi yang diproduksi oleh Interbat. Ada 2 (dua ) jenis yakni Antrain tablet dan Antrain injeksi.
Komposisi :
Tiap tablet mengandung Metamizole Na -------------- 500mg
Tiap ml injeksi mengandung Metamizole Na --------- 500mg

Cara Kerja :
Metamezole Na adalah devirat metansulfanot dari aminoprin yang mempunyai khasiat analgesik. Mekanisme kerjanya adalah menghambat transmisi rasa sakit ke susunan saraf pusat dan perifer. Metamizole Na bekerja sebagai analgesik, diabsorpsi dari saluran pencernaan mempunyai waktu paruh 1 - 4 jam.

Indikasi :
Antrain dapat meringankan rasa sakit, terutama nyeri kolik dan sakit setelah operasi.

Kontraindikasi :
  • Penderita hipersensitif terhadap Metamizole Na.
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Penderita dengan tekanan darah sistolik < 100mmHg.
  • Bayi dibawah 3 bulan atau dengan berat badan kurang dari 5kg.
Efek Samping :
  • Reaksi hipersensitivitas : reaksi pada kulit misal kemerahan.
  • Agranulositosis
 Peringatan / Perhatian :
  • Tidak untuk mengobati sakit otot pada gejala-gejala flu dan tidak untuk mengobati rematik, lumbago, sakit punggung, bursitis, sindroma bahu lengan.
  • Karena dapat menimbulkan agranulositosis yang berakibat fatal, maka sebaiknya tidak digunakan dalam jangka panjang.
  • Hati-hati pada penderita yang pernah mengalami gangguan pembentukan darah / kelainan darah, gangguan fungsi hati & ginjal. Karena itu perlu dilakukan pemeriksaan fungsi hati dan darah pada penggunaan yang lebih lama dari penggunaan untuk mengatasi rasa sakit akut.
  • Pada pemakaian jangka lama dapat menimbulkan sindrom neuropathy yang akan berangsur hilang bila penggunaan dihentikan.
Interaksi Obat :
Bila Metamizole Na diberikan bersamaan dengan Chlorpramazine dapat mengakibatkan hipotermia.

Aturan Pakai :
Dewasa :  1 tablet jika sakit timbul, berikutnya 1 tablet tiap 6-8 jam, maksimum 4 tablet sehari.
Dewasa :  500mg injeksi jika sakit timbul, berikutnya 500mg tiap 6-8 jam, maksimul 3 kali sehari, diberikan secara injeksi I.M atai I.V.

Kemasan :
Antrain Tablet : Kotak berisi 10 strip @ 10 tablet
Antrain Injeksi : Kotak berisi 5 ampul @ 2ml

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

Saturday, August 3, 2013

PROMEDEX - INTERBAT


Promedex adalah obat batuk yang diproduksi oleh Interbat. Terdapat 2 (dua) jenis yaitu Promedex Sirop dan Promedex Tablet. Promedex Sirop berisi 60ml / botol dan yang tablet berisi 4 tablet / strip.

Komposisi Promedex Sirop :
Setiap sendok takar (5ml) mengandung :
- Promethazine HCL ---------- 5ml
- Dextromethophan HBr ------ 5ml
- Guaifenesin ------------------ 50mg
- Sodium Citrate -------------- 197mg

Komposisi Promedex Tablet :
Setiap tablet mengandung :
- Dextromethophan HBr ------ 15mg
- Guaifenesin ------------------ 100mg
- Chlorpheniramine Maleate --- 1mg

Cara Kerja :
Promedex adalah penekan batuk non-narkotik dan mengandung kombinasu zat-zat yang efektif untuk mengontrol batuk. Dextromethophan HBr merupakan penekan batuk non-opiat sintetik yang bekerja secara sentral dengan jalan meningkatkan ambang rangsang refleks batuk. Guaifenesin dan Sodium Citrate merupakan ekspektoran untuk mengencerkan lendir yang kental sehingga mudah dikeluarkan. Promethazine HCL adalah derivat Phenothiazine dengan efek antihistamin. Selain itu Promethazine HCL juga mempunyai khasiat sedatif. Chlorpheniramine Maleate merupakan antihistamin H1, bekerja secara antagonis kompetitif terhadap efek samping histamin pada reseptor H1.

Indikasi :
Menyembuhkan batuk yang disebabkan alergi.

Kontraindikasi :
Hipersensitivitas terhadap salah satu komponen obat tersebut.

Efek Samping :
Kantuk, Mual, Muntah, pusing dan konsipasi.

Interaksi Obat :
Dapat terjadi rangsangan susunan syaraf pusat dan depresi pernafasan yang berat pada pemberian bersamaan dengan penghambat MAO.

Aturan Pakai :
Promedex Sirop 
Dewasa dan Anak diatas 12 tahun : 2-3 sendok takar ( 10-15ml), 3 kali sehari
Anak-anak  : 6-12 tahun -- > 1 sendok takar (5 ml), 3 kali sehari
                   : 2-6 tahun --- > 0.5 sendok takar ( 2.5ml ) 3 kali sehari

Promedex Tablet
Dewasa dan Anak diatas 12 tahun : 1 tablet, 3 kali sehari
Anak-anak   : 6-12 tahun -- > 0.5 tablet, 3 kali sehari.

HARUS DENGAN RESEP DOKTER


Tuesday, July 23, 2013

INTERMOXIL ( INTERBAT )


Ada 3 (tiga) jenis dari Intermoxil yaitu : Intermoxil Sirop Kering, Intermoxil 500 Kapsul, Intermoxil Forte Sirop Kering dan Intermoxil 1000 Kaplet.

Dan komposisi yang terdapat di tiap tiap jenis Intermoxil tersebut adalah :
  • Intermoxil Sirop Kering : Setelah dicampur dengan air matang, tiap sendok takar (5 ml) mengandung Amoxicillin Trihydrate setara dengan Amoxicillin ---- > 125mg
  • Intermoxil 500 Kapsul : Tiap kapsul mengandung Amoxicillin Trihydrate setara dengan Amoxicillin ---- > 500mg
  • Intermoxil Forte Sirop Kering :  Setelah dicampur dengan air matang, tiap sendok takar (5 ml) mengandung Amoxicillin Trihydrate setara dengan Amoxicillin ---- > 250mg
  • Intermoxil 1000 Kaplet : Tiap kaplet mengandung Amoxicillin Trihydrate setara dengan Amoxicillin ---- > 1000mg
Cara Kerja Obat :
Amoxicillin adalah turunan dari penisilin semi-sintetik dan stabil dalam suasana asam lambung.  Amoxicillin diabsorpsi dengan cepat dan baik pada saluran pencernaan makanan, tidak tergantung adanya makanan. Amoxicillin terutama diekskresikan dalam bentuk tidak berubah didalam urin. Ekskresi dihambat saat pemberian bersamaan dengan Probenecid, sehingga memperpanjang efek terapi. Amoxicillin aktif terhadap organisme Gram-positif dan Gram-negatif.

Indikasi :
Infeksi yang disebabkan oleh strain-strain bakteri yang peka :
  • Infeksi kulit dan jaringan lunak : Staphylcoccus bukan penghasil penisilinase, Streptococcus, E.coli.
  • Infeksi saluran pernafasan : H. influenzae, Streptococcus, Strep.pneumoniae, Staphylcoccus bukan penghasil penisilinase, E.coli.
  • Infeksi saluran genitourinari : E.coli, P.mirabilis dan Strep.faecalis.
  • Gonore : N.gonorrhoeae (bukan penghasil penisilinase).
  • Profilaksis endokarditis : dapat digunakan untuk pencegahan terjadinya endokarditis bakterial sehubungan dengan prosedur, misalnya pembedahan gigi, pada penderita yang mempunyai resiko perkembangan endokarditis bakterial.
Kontraindikasi :
Penderita hipersensitif atau mempunyai riwayat hipersensitif terhadap antibiotik beta-laktam (penisilin, sefalosforin)

Effek Samping :
  • Reaksi kepekaan seperti erythematous maculopapular, urtikaria, serum sickness.
  • Reaksi kepekaan yang serius dan fatal adalah anafilaksis terutama terjadi pada penderita yang hipersensitif  terhadap penisilin.
  • Gangguan pencernaan seperti mual, muntah, diare.
  • Reaksi-reaksi hemotogical (biasa bersifat reversible).

HARUS DENGAN RESEP DOKTER